TUGAS BIOKIMIA
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
RONE NAPITUPULU (2015011)
AKADEMI KEPERAWATAN COLUMBIA ASIA
MEDAN
T.A 2015/2016
Enzim
A. Defenisi Enzim
Enzim adalah sebuah biomolekul yang berupa protein dan berbentuk bulat. Enzim terdiri dari satu atau lebih rantai polipeptida. Enzim ini akan mengubah senyawa dan mempercepat proses reaksi dengan mengubah molekul awal yang dikenali dan diikat secara spesifik oleh enzim (substrat) menjadi molekul lain (produk). Kemampuan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain dengan cara spesifik disebut dengan biokatalisator.
Ikatan enzim dengan substrat adalah sebuah ikatan yang spesifik, jadi hanya enzim-enzim tertentu yang dapat mengikat substrat tertentu. Setelah itu barulah substrat tersebut aktif dan barulah terbentuk perubahan kimiawi.
Enzim adalah protein yang berfungsi sebagai biokatalisator, senyawa yang meningkatkan kecepatan reaksi kimia. Enzim merupakan biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, yang terdiri atas protein atau suatu senyawa yang berikatan dengan protein. Enzim disintesis dalam bentuk calon enzim yang tidak aktif, kemudian diaktifkan dalam lingkungan pada kondisi yang tepat. Misalnya, tripsinogen yang disintesis dalam pankreas, diaktifkan dengan memecah salah satu peptidanya untuk membentuk enzim tripsin yang aktif. Bentuk enzim yang tidak aktif ini disebut zimogen.
Singkatnya, pengertian Metabolisme adalah suatu reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup atau disebut juga reaksi biokimia. Sementara Enzim sendiri adalah suatu biokatalisator, yang berfungsi untuk mempercepat sebuah reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup.
Reaksi kimia dengan bantuan enzim akan mempermudah dan hanya menggunakan sedikit energi. Jadi, dengan kata lain Enzim juga berguna untuk menurunkan energi aktivasi.
B. Fungsi Enzim
Fungsi Enzim adalah sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju sebuah reaksi. Didalam tubuh manusia, enzim berfungsi untuk memperlancar proses pencernaan. Dimulai dari :
1. Mulut
Enzim Amilase, terdapat didalam saliva (air ludah), dihasilkan oleh kelenjar parotis (kelenjar ludah) dan pankreas. Fungsi untuk mengubah amilum menjadi maltosa (molekul yang lebih sederhana). Contohnya jika kita makan nasi dan mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, maka kita akan merasakan rasa manis. Hal tersebut terjadi karena ada efek dari enzim amilase.
2. Lambung- Enzim Renin, terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Fungsi untuk mengubah kaseinogen menjadi kasein.
- Enzim Pepsin, terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Fungsi untuk mengubah protein menjadi pepton, proteosa dan polipeptida.
- Enzim Lipase, berfungsi dalam mengubah trigliserida menjadi asam lemak
3. Usus Halus- Enzim Laktase, fungsi mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa
- Enzim Maltase, fungsi mengubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) menjadi glukosa
- Enzim Lipase, fungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak
- Enzim Enterokinase, fungsi mengubah tripsinogen menjadi tripsin
- Enzim Peptidase, fungsi mengubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) menjadi asam amino (protein yang diserap kedalam darah)
- Enzim Sukrase, fungsi mengubah sukrosa (diperoleh dari konsumsi buah-buahan seperti tebu dll) menjadi fruktosa dan glukosa
4. Pankreas- Enzim Tripsin, fungsi mengubah protein menjadi polipeptida
- Enzim Lipase, fungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (agar dapat dicerna)
- Enzim Amilase, fungsi mengubah amilum menjadi maltosa atau disakarida
- Enzim Karbohidrase, fungsi mencerna amilum menjadi maltose
C. Kerja Enzim
Enzim bekerja dengan cara bereaksi dengan molekul substrat untuk menghasilkan senyawa intermediat melalui suatu reaksi kimia organik yang membutuhkan energi aktivasi lebih rendah, sehingga percepatan reaksi kimia terjadi karena reaksi kimia dengan energi aktivasi lebih tinggi membutuhkan waktu lebih lama. Sebagai contoh:
X + C → XC (1)
Y + XC → XYC (2)
XYC → CZ (3)
CZ → C + Z (4)
Teori gembok anak kunci (key-lock)
Sisi aktif enzim mempunyai bentuk tertentu yang hanya sesuai untuk satu jenis substrat saja Gambar 3.4 A) Substrat sesuai dengan sisi aktif seperti gembok kunci dengan anak kuncinya. Hal itu menyebabkan enzim bekerja secara spesifik. Jika enzim mengalami denaturasi (rusak) karena panas, bentuk sisi aktif berubah sehingga substrat tidak sesuai lagi. Perubahan pH juga mempunyai pengaruh yang sama.
Teori cocok terinduksi (induced fit).
Sisi aktif enzim lebih fleksibel dalam menyesuaikan struktur substrat. Ikatan antara enzim dan substrat dapat berubah menyesuaikan dengan substrat. Inhibitor Merupakan zat yang dapat menghambat kerja enzim. Bersifat reversible dan irreversible.
D. Contoh-contoh Enzim
Macam-macam enzim yang masuk ke dalam golongan ini antara lain sebagai berikut:
- Enzim selulose yakni enzim yang berperan menguraikan selulosa menjadi selobiosa.
- Enzim amilase, yakni enzim yang berperan mengurai amilum atau polisakarida menjadi senyawa maltosa.
- Enzim pektinase, yakni enzim yang berfungsi mengurai pektin menjadi senyawa asam pektin.
- Enzim maltose, yakni enzim yang berfungsi mengurai maltosa menjadi senyawa glukosa.
- Enzim sukrosa, yakni enzim yang berperan mengubah sukrosa menjadi senyawa glukosa dan juga fruktosa.
- Enzim laktosa, yakni enzim yang berperan mengubah senyawa laktosa menjadi senyawa glukosa dan juga galaktosa.
Golongan enzim berikutnya adalah golongan enzim protease. Protease merupakan golongan untuk enzim yang bereaksi dalam proses pemecahan protein. Macam-macam enzim yang termasuk golongan protease diantaranya:
- Enzim pepsin, enzim ini berperan dalam pemecahan senyawa protein yang kemudian diubah menjadi senyawa asam amino.
- Enzim tripsin, enzim ini berperan mengurai pepton menjadi senyawa asam amino.
- Enzim entrokinase, enzim ini berperan proses penguraian senyawa pepton menjadi senywa asam amino.
- Enzim peptidase, enzim ini berperan dalam proses penguraian senyawa peptida menjadi senyawa asam amino.
- Enzim renin, enzim ini berperan sebagai penguraian senyawa kasein dan juga susu.
- Enzim gelatinase, enzim ini berperan dalam mengurai senyawa gelatin.
Kesimpulan
Enzim adalah senyawa organik yang berperan sebagai katalis yaitu untuk mempercepat proses dan reaksi kimia yang sedang berlangsung. Enzim bekerja secara spesifik pada satu jenis substrat. Namun, ada satu enzim yang dapat bekerja pada beberapa jenis substrat. Enzim sangat berguna untuk bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Oleh karena itu, keberadaan enzim sangat dibutuhkan untuk kelangsungan kehidupan di alam ini.
Enzim ialah senyawa protein yang disintesiskan di dalam sel secara biokimiawi. Enzim merupakan biokatalis yaitu senyawa yang diproduksi oleh organism.
DAFTAR PUSTAKA
http://pengayaan.com/macam-macam-enzim-dan-fungsinya/
http://www.softilmu.com/2015/12/Pengertian-Fungsi-Struktur-Sifat-Macam-Macam-Jenis-ENZIM-Adalah.html
http://analiskesehatankendariangkatan5.blogspot.co.id/2014/12/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html
http://biologijie.blogspot.co.id/2014/11/makalah-enzim.html
http://www.mentari-dunia.com/2013/02/makalah-tentang-enzim.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar